Pendidikan Agama Islam

Publikasi Sttind

Pendidikan Agama Islam

Tampilkan catatan item sederhana

dc.contributor.author Samsul Arifin
dc.date.accessioned 2023-06-06T06:19:35Z
dc.date.available 2023-06-06T06:19:35Z
dc.date.copyright
dc.date.issued 2021-09-16
dc.identifier.isbn 6024751117
dc.identifier.isbn 9786024751111
dc.identifier.issn
dc.identifier.uri https://play.google.com/store/books/details?id=OeNeDwAAQBAJ&source=gbs_api
dc.identifier.uri https://repo.stikes-ibnusina.ac.id/xmlui/handle/123456789/1230
dc.description.abstract Manusia merupakan makhluk unik bila dibandingkan dengan mahluk yang lainnya. Keunikan manusia disebabkan banyak faktor. Salah satu faktor tersebut adalah secara biologis manusia memiliki sistem biologis yang sempurna, tak hayal al-Quran menyebutnya dengan sebutan Ahsan al-Taqwim (paling sempurnanya ciptaan).[1] Dalam beberapa tafsir dikatakan bahwa, manusia dilengkapi dengan akal budi (hati), sehingga terdapat kurva naik turun dalam prilakunya dan terkadang menyebabkan mereka disebut dengan Asfala Safiliin, jika berbuat keburukan. Hal inilah yang membedahkan antara manusia dengan ciptaan lainnya. Belum lagi pandangan kaum sosiolog, manusia disebut dengan makhluk sosial, Zoon Polition. Dalam istilah agama Islam disebut dengan Hablun Min al-Nas. Menariknya, Islam membaginya lagi dengan istilah Hablun Min Allah. Begitu pula para filosof menyebut manusia dengan istilah Hayawan al-Natiqun (makhluq yang bisa berfikir), dengan akalnya, manusia berbeda dengan makhluq lainnya. [1] Lihat surat al-Tin ayat: 4.
dc.format Text
dc.language id
dc.publisher Deepublish
dc.subject
dc.title Pendidikan Agama Islam
dc.type Textbook


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat

Tidak ada file yang diasosiasikan dengan item ini.

Item ini muncul di Koleksi berikut

Tampilkan catatan item sederhana

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya