AKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL BATANG TALAS (Colocasia esculenta (L.) Schott) SECARA IN VITRO

Publikasi Sttind

AKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL BATANG TALAS (Colocasia esculenta (L.) Schott) SECARA IN VITRO

Tampilkan catatan item lengkap

Judul: AKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL BATANG TALAS (Colocasia esculenta (L.) Schott) SECARA IN VITRO
Penulis: RATIH, WIDIYANTI
Abstrak: Inflamasi merupakan respon yang kompleks dari jaringan vaskuler terhadap bahaya seperti patogen, zat iritan, dan sel/ jaringan yang rusak. Inflamasi disebabkan oleh pelepasan mediator kimiawi dari jaringan yang rusak dan migrasi sel. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah ekstrak etanol batang talas (Colocasia esculenta (L.) Schott) memiliki aktivitas antiinflamasi dan mengetahui konsentrasi ekstrak etanol batang talas (Colocasia esculenta (L.) Schott) yang dapat memberikan efek aktivitas antiinflamasi. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Farmakologi, Farmakognosi dan Kimia STIKes Ibnu Sina Ajibarang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksperimental dengan metode stabilitas membrane sel darah merah menggunakan analisis data One Way ANOVA dilanjutkan dengan uji POST HOC LSD. Variabel bebasnya adalah variasi konsentrasi ekstrak etanol batang talas (F0 = 0 ppm; F1 = 25 ppm; F2 = 75 ppm); F3 = 150 ppm; F4 = 100 ppm) dengan parameter yang diukur yaitu prosentase (%) inhibisi hemolisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol batang talas memiliki aktivitas antiinflamasi pada seluruh konsentrasi (F1; F2; F3; F4). Hal ini dibuktikkan dengan parameter prosentase (%) inhibisi hemolisis (F0 = 00,00%; F1 = 82,58%; F2 = 83,47%; F3 = 47,17%; F4 = 24,23%); uji One Way ANOVA (memiliki nilai signifikasi <0.05); hasil uji POST HOC LSD (menunjukkan perbedaan bermakna pada konsentrasi F0, F3 dan F4 serta untuk F1 dan F2 tidak memiliki perbedaan bermakna). Dari hasil prosentase (%) inhibisi hemolisis pada seluruh konsentrasi ekstrak etanol batang talas terbukti dapat memberikan efek aktivitas antiinflamasi pada (F1; F2; F3). Aktivitas antiinflamasi tertinggi ditunjukkan pada konsentrasi F1.
URI: https://repo.stikes-ibnusina.ac.id/xmlui/handle/123456789/1360
Tanggal: 2025-04-04


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat
HALAMAN AWAL - 109 Ratih Widiyanti.pdf 387.0Kb application/pdf Lihat / Buka

Item ini muncul di Koleksi berikut

Tampilkan catatan item lengkap

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya