GAMBARAN POLA PERESEPAN OBAT PENYAKIT KULIT BERDASARKAN INDIKATOR PERESEPAN WORLD HEALTH ORGANIZATION DI APOTEK KIMIA FARMA 133 PURWOKERTO
Tampilkan catatan item sederhana
| dc.contributor.author |
OKTIAN, NUR VIKA |
|
| dc.date.accessioned |
2026-04-02T04:17:31Z |
|
| dc.date.available |
2026-04-02T04:17:31Z |
|
| dc.date.issued |
2026-04-02 |
|
| dc.identifier.uri |
https://repo.stikes-ibnusina.ac.id/xmlui/handle/123456789/1393 |
|
| dc.description.abstract |
Penyakit kulit masih sangat dominan terjadi di Indonesia. Salah satu hal
dan faktor untuk mengobati penyakit kulit adalah obat. Keberhasilan pengobatan
dapat dirasakan apabila penggunaan obat rasional. World Health Organization
menyusun indikator penggunaan obat untuk menilai rasionalitas penggunaan obat
salah satunya yaitu indikator peresepan. Penelitian ini digunakan untuk
mengetahui gambaran profil dan pola peresepan obat penyakit kulit berdasarkan
indikator peresepan WHO di Apotek Kimia Farma 133 Purowkerto. Penelitian ini
merupakan penelitian observasional non eksperimental dengan pengambilan data
retrospketif dari data resep penyakit kulit periode Juli sampai Desember 2021
dengan pengambilan sampel sebanyak 284 resep yang memenuhi kriteria inklusi
dan eksklusi dengan proporsi sampel yang diambil secara sampling sistematis.
Data diolah dengan analisis deskriptif berupa presentase yang dimasukkan dalam
bentuk diagram untuk mengetahui profil peresepan obat dan presentase yang
dimasukkan dalam bentuk tabel untuk mengetahui pola peresepan obat penyakit
kulit berdasarkan indikator peresepan WHO. Hasil penelitan untuk mengetahui
profil peresepan obat yaitu obat dengan kelas terapi yang paling banyak
diresepkan adalah kortikosteroid dengan jumlah 348 obat (40,51%). Sedangkan
hasil penelitian pola peresepan obat berdasarkan indikator peresepan WHO yaitu
jumlah rata-rata item obat perlembar resep sebanyak 3,02, obat yang diresepkan
dengan nama generik sebanyak 61,47%, obat yang diresepkan dengan antibiotik
sebanyak 45,43%, obat yang diresepkan dengan sediaan injeksi sebanyak 1,70%
dan obat yang diresepkan sesuai dengan formularium nasional sebanyak 83,58%.
Penelitian ini menujukkan bahwa di Apotek Kimia Farma 133 Purwokerto untuk
profil peresepan obat penyakit kulit dengan kelas terapi obat yang paling banyak
diresepkan yaitu kortikosteoid dan pola peresepan obat penyakit kulit belum
sesuai dengan indikator WHO kecuali untuk parameter persentase peresepan obat
dengan sediaan injeksi yang sudah sesuai |
id_ID |
| dc.title |
GAMBARAN POLA PERESEPAN OBAT PENYAKIT KULIT BERDASARKAN INDIKATOR PERESEPAN WORLD HEALTH ORGANIZATION DI APOTEK KIMIA FARMA 133 PURWOKERTO |
id_ID |
| dc.type |
Thesis |
id_ID |
File dalam item ini
Item ini muncul di Koleksi berikut
Tampilkan catatan item sederhana